Never Let Go
Bingung,satu kata yang hanya dapat terucap ketika kami dipertemukan di sebuah sudut fakultas sore itu.
Kami belum pernah bertemu satu sama lain,jikapun iya,kami tidak mengenal secara personal. Kami hanya bagian kecil dari fakultas,namun terletak kebanggaan yang besar untuk kami. Tak banyak yang tahu kami,namun banyak yang sangat mempercayai kami.
Dewa,Any,Putri,Imam,Ayik,Rizky,Made,Tutus,Syifa,Nadhif,Tasya,Ummul,Tami,Egi,Fiza,Duty,Nashih,Inta,dan tak lupa saya sendiri„latar belakang kami berbeda,namun disini kami harus mulai menyatukan visi serta berbagai asa untuk salah 1 even olahraga terbesar di IPB. Waktu demi waktu kami lalui dengan perjuangan,keceriaan,bahkan ketegangan bersama. Kami hanya sekumpulan anak muda biasa,yang kebetulan terpilih dan terpercaya menjadi salah satu cabang kontingen di even olahraga ini. Saya pribadi bahkan bukan atlet yang biasa bermain di even ini. Yup,ini even pertama sekaligus terakhir bagi saya karena tahun berikutnya saya sudah harus mempersiapkan diri untuk segera lulus dari kampus ini. Mengapa pertama? Karena saya baru saja pulih dari sebuah kecelakaan memilukan yang menyebabkan fraktura (retak) pada tulang sendi lutut sehingga hanya pada saat inilah saya merasa tepat untuk kembali ke dunia olahraga terutama aerobik yang saya senangi sejak masa menjadi MABA dahulu kala.
Lomba ini sudah cukup lama berakhir,namun kami berhasil membangun chemistry di dalamnya. Kami bukan jawara,namun kami bukan juga orang-orang pecundang yang tidak bisa menerima kekalahan. Saat kami memang dinyatakan “belum untuk saatnya menang”,saya sedih,dan teringat ketika klub kesayangan saya yang notabene adalah salah 1 klub terbaik di dunia (Barcelona) mengalami kekalahan dan harus merelakan kepergian pelatihnya,para pemainnya tetap berdiri tegar,kokoh seperti karang. Hal itulah yang tetap saya pegang hingga saat ini karena tim yang baik adalah tim yang mampu menerima kekalahannya dengan tetap menegakkan kepala dengan tulus dan sepenuh hati.
Ketika Barcelona kalah itu,saya mendapat kiriman link blog yang berisi sebuah lagu perpisahan antara pemain dengan pelatih Barcelona tersebut. Lagu tersebut berjudul “Never Let Go” yang dinyanyikan oleh penyanyi tenar Bryan Adams,dimana di lagu tersebut dinyatakan sebuah lirik: “…never look back,never look down,and never let go…” Jika diresapi lebih dalam,makna lagu tersebut ingin membuat kita sadar bahwa ketika kita telah mengalami situasi yang sangat sulit yang bahkan membuat kita down,janganlah kita meninggalkannya begitu saja,tapi hadapilah dengan tetap menegakkan kepala dan hati yang kuat serta tulus. Saat itu saya nyatakan saya bangga sekali dengan klub ini,Mes Que Un Club (More Than Just a Club) dan saya bangga menjadi Cules (sebutan fans Barcelona).
Namun,mulai hari ini saya nyatakan saya bangga sekali dengan fakultas saya,saya bangga memiliki orang-orang hebat di dalamnya yang mau bekerja sama meskipun belum mendapat titel juara tahun ini. Kami hanyala sebagian kecil dari Batalyon Merah (sebutan fans fakultas kami) yang telah berusaha hingga chemistry di dalamnya begitu kuat. Terima kasih yang tak terhingga untuk kalian,semoga ini bukanlah akhir dari perjalanan kami disini. Never Let Go,guys!
Poland’s 58,000 seat chocolate national stadium. That’s right.
If you’re hungry, look away. Poland’s new national stadium in Warsaw will host the opening match of EURO 2012 (only 134 days away!), along with two other group stage matches, a quarterfinal, and a semifinal. The stadium itself (fourth picture) is almost finished, but with all the typical hype surrounding a prestigious international tournament we found this delicious creation.
The chocolate model of the National Stadium was made on a 1:130 scale and weighs 400 kilograms. The designer, so to speak, is renowned confectioner Janusz Profus. Since we’ve already committed to a food post, we’ll let you know that it’s made of milk, white, and bitter chocolate. Oh, and the construction of the model started in December, only finishing less than two weeks ago. That, my friends, is being committed to food.
Page 1 of 7


